Pendidikan Islam di Tengah Rimba dan Perubahan Zaman mengangkat realitas pendidikan Suku Anak Dalam (SAD) di tengah perubahan kehidupan, khususnya masyarakat SAD di Dusun Pasir Putih, Desa Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi. Buku ini memperlihatkan bahwa perubahan dari kehidupan yang dekat dengan rimba menuju permukiman membawa tantangan baru, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan pendidikan agama Islam bagi anak-anak. Pembahasan buku dimulai dengan mengenal kehidupan, lingkungan sosial, budaya, dan dinamika perubahan masyarakat SAD. Selanjutnya, buku menguraikan persoalan pendidikan anak, keterbatasan akses, kondisi keluarga, sarana pendidikan, serta keberadaan masjid dan langgar sebagai ruang pembelajaran masyarakat. Pendidikan Agama Islam kemudian ditempatkan bukan sekadar sebagai proses penyampaian pengetahuan, tetapi sebagai jalan pembentukan karakter melalui pembiasaan, keteladanan, dan praktik langsung. Pengalaman pendampingan anak-anak SAD menjadi bagian penting buku, mulai dari membangun kepercayaan, memahami kebutuhan belajar, hingga pembelajaran membaca Al-Qur’an, bersuci, wudu, tayamum, mandi wajib, dan salat. Pada bagian akhir, buku menawarkan model pendidikan berbasis komunitas yang menekankan kesinambungan, kolaborasi keluarga, guru ngaji, tokoh adat, sekolah, pemerintah, dan perguruan tinggi demi masa depan pendidikan anak SAD.
Penulis: Dr. Mahluddin, M.Pd.I
Dian Nisa Istofa, S.Pd., M.Pd.I




